Foto: Istimewa
Altaf Vicko, yang dikenal publik melalui berbagai program televisi, ditetapkan sebagai tersangka sejak Juni 2024. Status tersebut sempat mencuri perhatian, namun hampir tidak ada perkembangan signifikan setelah itu. Kondisi inilah yang membuat Shahnaz merasa perlu meminta penjelasan agar proses hukum tidak berhenti di tengah jalan.
Kasus dugaan KDRT psikis ini turut menyoroti pentingnya keberpihakan hukum terhadap korban, terutama ketika proses penanganan memakan waktu terlalu panjang. Lambannya perkembangan kasus membuat publik kembali mempertanyakan efektivitas penegakan hukum dalam kasus rumah tangga.
Kini, Shahnaz hanya dapat menunggu langkah berikutnya dari penyidik. Ia berharap kunjungannya kali ini memberi dorongan agar perkara tersebut segera menemukan kejelasan dan memberikan rasa keadilan yang telah ia perjuangkan sejak dua tahun terakhir.
