Ustad Yusuf Mansyur siap Dipinang Jadi DKI2

Britisia – menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017 sudah ramai bermunculan nama-nama kandidat calon Gubernur dan calonnya. Baik yanng sudah di sodorkan dari sebuah partai maupun yang bersifat independent. Para Kandidat itu muncul dari kalangan elite politik yang sudah terkenal sepak terjangnya, sampai kekalangan ulama. Nama Ustad Yusuf Mansur pun sempat muncul sebagai salah satu tokoh yang akan meramaikan pemilihan DKI 1 tersebut.

Saat di temui minggu (27/03/16), di mesjid Istiqlal, Ustad pendiri Pondok Pesantren Daarul Qur’an ini membenarkan bahwa sudah ada beberapa orang yang menginginkan dirinya untuk maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. “Saya nggak masalah kalau ada Partai yang mau meminang saya sebagai cawagub. Saya mau kalau jadi orang kedua. Kalau Cagub saya bukan tidak siap tapi saya masih terbatas mengelola birokrasi,” tutur Ustadz Yusuf Mansur saat ditemui di mesjid istiqlal.

Ustaz Yusuf Mansur mengaku sudah menyiapkan hadiah buat Jakarta. Hadiah ini berupa satu ide atau gagasan agar Jakarta lebih baik. Ide ini bukan sekadar awang-awang saja alias omong kosong. Menurutnya ide dimaksud sudah berjalan baik dan sudah terbukti, minimal dijalankan oleh yayasan maupun sejumlah perusahaan yang sudah dilakoninya selama ini.

“Bismillah, bila saja gagasan ini dijalankan di pemerintahan, insya Allah akan lebih baik,” tambahnya. Yusuf mansyur juga memaparkan penanganan kemacetan di Jakarta. Menurutnya, salah satu penyebab kemacetan di Ibu Kota salah satunya lantaran banyaknya pelajar yang jumlahnya cukup banyak bergerak dalam waktu yang bersamaan. Para pelajar dari berbagai daerah di Jakarta sama-sama bergarak bersamaan di pagi hari. Mereka (pelajar) bisa bergerak menggunakan angkutan umum hingga dua kali atau lebih untuk menuju sekolahnya. Begitu pula dengan sejumlah lainnya yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua bersamaan menuju sekolah yang sama. Pola asrama atau dikenal boarding school ini, katanya, bisa diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di Jakarta, mulai dari tingkaran SD, hingga SMA. “Contohnya kan sudah dialami para pelajar itu ketika mereka menggelar kegiatan pesantren kilat di sekolah masing-masing, ada yang sepekan bahkan ada yang dua pekan,” jelasnya.

“Saya punya mimpi Jakarta lebih dikenal dari Paris dan New York, bukan mimpi gado-gado, ketoprak, dan rujak betawi mendunia,” kata sang ustadz, Ahad (27/3).

Ia mengaku cukup banyak belajar dari keberhasilan makanan khas Thailand, tom yam, yang saat ini berhasil menjadi salah satu makanan yang mendunia. Menurut dia, keberhasilan tom yam mendunia merupakan bukti keberhasilan sebuah negara, yang pemerintahnya benar-benar bekerja.

Saat mendunia, Yusuf Mansur menuturkan, film-film produksi Hollywood yang populer, seperti Kungfu Panda, akan sering mengambil latar di Jakarta. Bahkan, sambil bercanda Yusuf mengatakan, bukan tidak mungkin film itu berlatar Jakarta, dengan kisah Po, sang karakter utama, yang tengah belajar membaca Alquran.

APIN

About britisia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*