Film Alas Roban Saat Mitos Menjadi Teror Nyata

Film0 Dilihat

BRITISIA.COM – Alas roban dahulu kerap kali menjadi pembicaraan baik di kalangan masyarakat mau pun kalangan supir yang sering melintas di daerah pantura. Alas Roban dikenal sebagai jalur hutan yang gelap, berkabut, dan penuh kisah yang bikin merinding. Nama Alas Roban bukan sekadar penanda lokasi, ini sudah menjadi imajinasi kolektif tentang jalan sunyi, kelokan tajam, dan bisik-bisik yang konon hanya terdengar saat malam menebal.

Kawasan ini dikenal bukan sekadar jalur penghubung, melainkan ruang cerita yang melekat di ingatan banyak orang. Dari bisik-bisik sopir lintas kota, obrolan penumpang, hingga kisah yang diwariskan antargenerasi, kawasan di Batang, Jawa Tengah ini kerap disebut sebagai tempat di mana logika sering “kalah” oleh hutan yang rapat, kabut yang turun mendadak, serta rasa tidak nyaman yang muncul tanpa sebab jelas.

REZA8505

Mengangkat atmosfer hutan dan jalur paling angker itu ke layar lebar, project film Alas Roban digarap Unlimited Production berkolaborasi dengan Narasi Semesta dan Legacy Pictures, dengan Hadrah Daeng Ratu sebagai sutradara.

Sutradara Hadrah Daeng Ratu menyebut Alas Roban punya latar yang kuat karena menyimpan sejarah panjang dan misteri yang terus hidup di tengah masyarakat. “Alas Roban menyimpan banyak sejarah dan misteri. Jalur ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling angker di Jawa,” kata Hadrah.

Ia menambahkan, mitos yang beredar kerap menyebut banyak pengendara mengalami kejadian ganjil, baik saat melintas maupun setelah melewati kawasan tersebut. “Banyak yang menemukan hal-hal gaib dan mistis saat melewati, bahkan setelahnya,” ujarnya.

REZA8480

Menjelang penayangannya pada 15 Januari 2026, film “Alas Roban” merangkum larangan-larangan mistis yang selama ini kerap dibicarakan: menghindari melintas tepat tengah malam, tidak singgah ke warung pinggir jalan, mewaspadai spion kendaraan, tidak menanggapi suara yang memanggil nama dari sisi jalan, serta tidak menatap bayangan diam yang tampak di pepohonan.

Atmosfer itulah yang menjadi pijakan utama film ini. “Alas Roban” memotret cara mitos bekerja tidak selalu hadir sebagai sosok, tetapi sebagai keyakinan, ketakutan yang menular, dan serangkaian larangan yang mengubah perjalanan malam menjadi ujian mental.

REZA8281

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *