
BRITISIA.COM – Setelah sukses dengan Broken Strings, Aurelie Moeremans kembali menyapa pembaca lewat buku terbarunya bertajuk Back To Me. Berbeda dengan buku pertamanya yang berfokus pada perjuangan bertahan dari luka masa lalu, kali ini Aurelie mengangkat tema penyembuhan, penerimaan diri, dan perjalanan kembali mengenal siapa dirinya.
Menurut Aurelie, Back To Me bukan tentang kembali menjadi sosok sebelum mengalami berbagai pengalaman pahit, melainkan belajar kembali mendengarkan diri sendiri, memahami apa yang benar-benar dibutuhkan, dan menerima seluruh perjalanan hidup yang telah membentuk dirinya.
“Back To Me bukan tentang menghapus masa lalu, tapi tentang kembali hadir untuk diriku sendiri,” ungkap Aurelie.
Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah penggunaan foto masa kecil Aurelie sebagai sampul buku. Ia mengaku sengaja memilih foto tersebut sebagai simbol perjalanan pulang kepada diri sendiri dan belajar melihat versi kecilnya dengan lebih penuh kasih.
Proses penulisan buku ini memakan waktu sekitar empat bulan dan dilakukan di tengah kesibukannya sebagai seorang ibu. Aurelie mengaku memanfaatkan setiap waktu luang saat sang buah hati tertidur untuk menyelesaikan naskahnya. Dukungan sang suami, Tyler, yang turut menjadi proofreader juga menjadi bagian penting dalam proses kreatif tersebut.








