karina dan anaknya saat nyekar di dpan makam eppy kusnandar.f.ist
Pilihan busana itu seolah menjadi simbol bahwa cinta yang pernah mereka bangun tetap hidup, meski kini dipisahkan oleh kematian. Di sisi lain, Quentin terlihat membawa sebuah kotak berwarna hijau yang kemudian diletakkan di dekat pusara sang ayah.
Makam Epy tampak dihiasi bunga-bunga segar dan taburan bunga yang disusun membentuk simbol hati. Karina kemudian memanjatkan doa dengan khusyuk sambil mengenang perjalanan rumah tangga mereka yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.
Dalam unggahannya, Karina juga mengungkapkan betapa besar perubahan yang ia rasakan setelah kepergian Epy. Rumah yang dulu selalu dipenuhi tawa kini terasa sunyi. Hal-hal kecil yang dulu mungkin dianggap biasa, seperti obrolan ringan, candaan, hingga perdebatan sederhana, justru menjadi momen yang paling ia rindukan.
“Hati ini rasanya hancur berkeping-keping, hampa, sunyi. Tak ada lagi suara mu, canda tawamu, tak ada lagi kehangatan, perdebatan, bahagia, marah, berantem. Bunda rindu sekali suasana itu, Pih,” tulisnya penuh haru.
