Deolipa Yumara selaku kuasa hukum juga memberikan kesaksian mengenai perubahan karakter kliennya. Menurut Deolipa, Fariz telah menunjukkan tanda-tanda pertobatan yang tulus sejak menjalani pembinaan di dalam lembaga. Keputusan untuk tidak memegang ponsel pun dianggap sebagai langkah proteksi diri agar Fariz tidak kembali terjerumus ke dalam lingkaran yang salah.
”Sejak 6 bulan, 7 bulan diklat itu, ya berubah. Sudah memang sudah bertobat. Jadi Bang Fariz sih sudah lama bertobat, cuman belum ada yang terpublikasi. Kenapa enggak pegang handphone? Itulah salah satu bentuk pertobatannya. Nggak mau terdistorsi lagi dengan mainstream lah,” pungkas Deolipa Yumara.
Walaupun memilih menarik diri dari publik dan media sosial, bukan berarti produktivitas Fariz RM berhenti total. Ia memberikan sinyal bahwa dirinya tengah mempersiapkan materi musik baru, baik berupa single maupun album. Namun, ia menegaskan tidak ingin terburu-buru dan ingin menikmati masa transisinya dengan tenang sebelum kembali merilis karya.







