Foto: Deolipa Yumara Pakar Hukum
“Supaya ini kondusif, kita minta supaya mereka sebaiknya mengundurkan diri dari DPR. Karena kalau mereka jalan panjang pun di DPR itu sudah tercoreng namanya,” pungkasnya.
Gelombang demonstrasi yang semakin masif menunjukkan adanya jurang yang kian melebar antara masyarakat dan para wakilnya. Tuntutan moral agar DPR lebih sensitif terhadap penderitaan rakyat kini menjadi sorotan utama.
Kasus ini sekaligus menandai betapa pentingnya integritas dan sikap rendah hati dalam menjalankan fungsi perwakilan. Di tengah situasi ekonomi yang berat, perilaku anggota dewan menjadi cerminan apakah suara rakyat benar-benar diperjuangkan atau justru diabaikan.
