Produser Meiske Taurisia mengatakan, anak-anak tidak membutuhkan orang tua yang selalu memiliki jawaban atas setiap persoalan.
“Anak-anak tidak butuh orang tua yang selalu punya jawaban. Mereka butuh tahu saat di dalam maupun di luar rumah, ada orang yang selalu mendengarkan ketika percakapan mulai terasa sulit. Desember Jani bukan tentang keluarga yang sempurna. Ini tentang keluarga yang masih mau mencoba,” ujar Meiske.
Sementara itu, Ariani Darmawan berharap film ini mampu menjadi pemantik bagi keluarga Indonesia untuk kembali membuka ruang komunikasi.
“Kami membuat film ini agar saat mereka pulang, duduk di meja makan, bisa memulai percakapan yang sudah tertunda terlalu lama.”
Menurut Ariani, Jani bukanlah sosok pahlawan yang menyelesaikan semua persoalan.
“Ia adalah satu-satunya yang tidak berhenti mencoba. Dan kadang itu sudah cukup untuk mengubah segalanya,” tuturnya.
Aktris Sigi Wimala yang memerankan Winnie, seorang ibu tunggal, menilai karakter yang diperankannya sangat dekat dengan realitas banyak keluarga Indonesia.
