“Kalau ngomongin tongkrongan, gitar pasti jadi alat musik yang paling mudah ditemukan. Dari situ aku ingin membangun lagu yang ringan, hangat, dan nyaman didengar. Genre-nya tentu tetap pop karena memang itu yang paling dekat denganku,” jelasnya.
Penggarapan lagu ini juga melibatkan sejumlah musisi dan insan musik, mulai dari Rey Tobing dan Jozz Tremonti yang mengisi aransemen gitar, Enrico Octaviano pada drum, Kevin Queency sebagai mixing engineer, hingga Dimas Pradipta dari Sum It! Studio yang menangani mastering.
Iqbaal berharap lagu ini tidak hanya menjadi soundtrack film, tetapi juga bisa menemani para pendengar yang sedang menghadapi berbagai tantangan hidup. Ia ingin pesan optimistis dalam lagu dapat dirasakan siapa saja.
“Bahwa sebenarnya masih ada harapan, dan masih ada sahabat-sahabat kita yang selalu siap menopang kita di kondisi apa pun. Meski kadang mereka sok tahu dan kita selalu merasa benar, percaya deh kalau kita bisa ada di sini juga karena sahabat-sahabat kita,” katanya.
