”Arjuna itu salah satu tokoh utama, ksatria utama dalam epos Mahabharata. Arjuna ini adalah sebuah tokoh yang dianggap merupakan ksatria yang punya keberanian, kecerdasan, dan integritas. Hatinya lembut, bijaksana, tapi kokoh dalam prinsip, teguh dalam nilai,” AHY menambahkan.
Sebagai ayah, AHY berharap sifat-sifat yang dimiliki Arjuna juga tercermin pada putranya. Ia berdoa semoga putranya menjadi pribadi yang berani, cerdas, serta memiliki prinsip yang kuat dalam kehidupan sebagai seorang pemimpin di masa depan.
”Jadi tentunya doa dan harapan kami, putra kami Arjuna juga memiliki sifat-sifat seperti itu. Seorang ksatria atau seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat yang mulia, berani, cerdas, halus dalam budi, tapi sekali lagi kuat dalam prinsip kehidupan,” paparnya.
Sementara itu, untuk nama tengah “Hanyokrokusumo”, merupakan pemberian dari sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono. AHY mengaku meminta bantuan sang ayah karena menganggap Presiden ke-6 RI tersebut memiliki kebijaksanaan dalam memberikan nama yang mewakili garis keturunan.
