Tampil di Pagelaran Sabang Merauke, Kikan Namara : Saya Nggak Bisa Nggak Nangis

Picsart 22 11 13 11 28 32 971

Sebanyak empat penata tari tradisional dan modern kenamaan yakni Sandhidea Cahyo Narpati, Pulung Jati, Dian Bokir, dan Rizky Dafin akan memandu langsung aksi koreografi dari 144 penari profesional yang berasal dari Yogyakarta, Surabaya, Bali hingga Papua.

“Kalau ngomongin musik ini sungguh seru dan stress, di beberapa daerah harus diubah aransemennya karena kehadiran temen-temen BMS, porsinya harus pas gak boleh terlalu lama. Terus Swain kan gabung ke sini kita cek dia pas gak nyanyi di nada ini, terus nyaman nggak bawain Sipatokan, karena di semua lagu di pagelaran ini ada isian tradisi, jadi kalau nada dasarnya berubah harus di-take ulang,” terang Kikan.

Saat tampil, Kikan pun tak kuasa menahan air matanya. Terlihat sekali jika Kikan sangat emosional saat bernyanyi di atas panggung.

“Saya nggak bisa nggak nangis setiap kali menyanyi di Pagelaran Sabang Merauke. Sudah berapa kali saya tampil, selalu saya menangis terharu,” kata Kikan.