Bukan hanya soal bahasa, pendalaman karakter juga menjadi prioritas bagi bintang film The Raid 2 ini. Meskipun belum boleh membocorkan detail peran secara rinci karena alasan kerahasiaan produksi, Oka memberikan sedikit gambaran mengenai penampilannya di layar. Ia menyebut bahwa kostum dan identitas karakternya akan memberikan kejutan tersendiri bagi penonton yang menyukai kejutan plot.
”Jadi banyak hal yang aku sesuaikan dialognya agar bisa diucapkan,” tambahnya.
Proses syuting film Kapal Terbang sendiri dilakukan dengan sangat detail, terutama pada bagian rekonstruksi elemen periode. Tim produksi membangun set kabin pesawat dan atmosfer bandara secara artifisial namun tetap digabungkan dengan lokasi nyata. Hal ini dilakukan agar sinematografi film tidak hanya terasa cantik, tetapi juga memiliki “nyawa” yang menghidupkan ketegangan pembajakan pesawat tersebut.
Oka Antara pun merasa bangga bisa terlibat dalam proyek yang juga dibintangi oleh deretan nama besar seperti Naysila Mirdad, Jeremy Thomas, dan Teuku Rifnu Wikana. Baginya, film ini bukan sekadar hiburan laga, melainkan sebuah refleksi tentang bagaimana kebencian dan ideologi bisa merusak nilai-nilai kemanusiaan jika tidak diimbangi dengan perdamaian diri.

