Adu mulut pun tidak terelakkan dan terekam dalam video oleh istri korban. Dalam perdebatan panas tersebut, salah satu pelaku tiba-tiba menyerang Bastian menggunakan senjata tajam secara membabi buta. Akibat serangan itu, Bastian mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani tindakan medis darurat karena kondisinya yang kritis bersimbah darah di hadapan keluarganya.
“Ya, jadi peristiwa penusukan terhadap rekan kami dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang bernama Advokat Bastian. Beliau ini pada saat ini berada di rumah sakit RSUD Tangerang dan hari ini baru menjalani operasi terkait penusukan yang dilakukan oleh tiga orang debt collector dari leasing Mandiri Tunas Finance,” ujar Fredy kepada wartawan.

Fredy menjelaskan bahwa Bastian sebenarnya sudah memberikan edukasi hukum kepada para pelaku saat kejadian. Ia menekankan bahwa sengketa kendaraan seharusnya diselesaikan melalui jalur perdata di pengadilan, bukan melalui tindakan premanisme. Namun, nalar hukum tersebut justru dibalas dengan tusukan senjata tajam yang mengenai bagian perut, punggung, dan tangan korban yang mencoba menangkis serangan.

