‘Jangan Panggil Aku Butet’, Drama Musikal Rio Silaen Digelar 25 Oktober 2014

BRITISIA – Rio Silaen, musisi berdarah Batak kembali mementaskan karya terbarunya berjudul ‘Jangan Panggil Aku Butet’. Pementasan serupa sebelumnya sukses di pentaskan Rio di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia Jakarta Pusat. Namun kali ini Rio membuat pementasan ulang karyanya yang berlatar belakang budaya Batak secara berbeda. 

“Teater musikal ini mengisahkah perjuangan tiga gadis Batak bernama Butet itu akan ditampilkan berbeda dari sebelumnya. Yang pasti lebih variatif untuk pementasan nanti,” ungkap Rio kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/10).

photo 1

Teater musikal ini mengisahkah perjuangan tiga gadis Batak bernama Butet itu akan ditampilkan berbeda dari sebelumnya. Yang pasti lebih variatif untuk pementasan nanti

Pria yang dikenal sebagai pendiri sekaligus pemilik Voice of Indonesia (VOI) itu menuturkan, pertunjukan drama musikal ini selain melibatkan VOI juga bakal diperkuat oleh Rita Matumona, Paulus Simangunsong, Rami Kinara dan salah satu stand up comedian Gita ‘Bhebhita’ Butar-Butar.

“Pergelaran musikal Butet kali ini disuguhkan dengan penataan musik dari Teffy Mayne, dan dibantu koreografer Elza Simanungkalit. Pastinya akan berbeda,” ujar Rio yang bertindak sebagai penulis naskah dan sutradara itu.

Drama musikal ‘Jangan Panggil Aku Butet’ akan digelar  di Usmar Ismail Concert Hall, Kuningan Jakarta Selatan, pada 25 Oktober 2014. Pertunjukan ini dibagi dalam dua sesi, yakni pukul 15.00 dan 19.00 WIB. Untuk harga tanda masuk (HTM) pihak penyelenggara membagi dalam tiga kelas: Platinum Rp 150 ribu, Gold Rp 100 ribu, dan Silver Rp 75 ribu. Tiket bisa dipesan melalui online diwww.voiceofindonesia.co.id atau di kantor VOI jalan Cikatomas 1 no 22, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.(bra/foto : britisia.com)

About britisia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*