
“Chemistry-nya mah sama aja walaupun lagunya beda-beda. Karena udah cukup lama kerja bareng jadi selalu enak tektokannya,” kisah Kaleb J. “Bisa ganti-gantian, kayak contohnya di lagu ini Kak Abe lebih fokus ke programming dan instrumen, dan aku lebih fokus bikin aransemen vokal dan brass.” Dan memang, secara musikal ‘Gerilya Cinta’ menawarkan soundscape yang lebih luas dibandingkan rilisan Kaleb J sebelumnya. Akar R&B yang menjadi ciri khasnya tetap terasa, namun kali ini berpadu dengan elemen-elemen yang lebih segar.
“Bisa dibilang soundscape-nya cukup luas karena banyak elemen yang kita coba masukin di lagu ini,” ungkap Kaleb J. “Kayak contohnya beat drum dan line bass yang groovy, terus ada beberapa synth yang biasanya kedengeran di lagu-lagu city pop Jepang, serta juga ada sentuhan R&B di aransemen vokal dan mouth percussion ala-ala beatbox yang aku kasih di lagu ini.”
Inspirasi dari city pop Jepang memang sempat menjadi referensi nuansa, meskipun Kaleb J dan Belanegara Abe tidak mematok satu acuan tertentu. “Jujur pas bikin ini kita nggak lagi matokin lagunya musti kayak gimana, tapi kita sempat sekilas dengerin lagu-lagu city pop Jepang yang jadi inspirasi nuansa dari lagu ini,” jelasnya.





