
“Aku ingin penonton tau kalau pada akhirnya, cinta akan selalu menang. Film ini ada sebagai tanda penghormatan kepada perjuangan dan memori Shella,” terusnya.
Dedikasi Para Pemain yang Luar Biasa
Pemeran Shella, Mawar de Jongh, mengungkapkan rasa syukur dan dedikasinya atas kesempatan yang telah diberikan padanya.
“Aku sangat berterima kasih bisa berkesempatan untuk memerankan orang yang sangat amat kuat seperti Shella,” ungkap Mawar de Jongh.
Turun Berat Badan
Tak main-main, demi mendalami peran sebagai sosok yang tengah sakit parah, Mawar de Jongh bahkan harus menurunkan berat badannya hingga 6 kilogram.
“Aku tahu seberapa pentingnya peran ini, jadi harus dedikasi penuh untuk persiapannya. Bahkan saat itu sempat turunin berat badan 6 kilogram dalam 2 bulan untuk main peran Shella,” beber Mawar de Jongh.
Arbani Yasiz, lawan main Mawar de Jongh dalam film ini, mengaku bersyukur bisa memerankan karakter Albi Dwizky, yang menurutnya adalah sosok yang hebat.
“Aku juga sangat bersyukur bisa memerankan sosok yang hebat seperti Albi, kita banyak ngobrol ketika aku mempersiapkan peran ini. Dari peran ini, aku belajar kalau cinta yang tak terbatas itu memang benar-benar ada,” urainya.









