Foto: ISOPLUS Run 2026
BRITISIA.COM – Penyelenggaraan ajang lari massal menuntut kesiapan teknis yang matang, terutama dengan meledaknya jumlah partisipan di Indonesia belakangan ini. ISOPLUS Run Series 2026 yang akan digelar di Jakarta dan Surabaya telah menetapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Fokus utama tahun ini adalah menghadirkan pengalaman lari yang valid dan aman bagi 17.000 peserta yang dijadwalkan bergabung pada bulan September dan Oktober mendatang.
Ketegasan mengenai standar ini muncul sebagai respon terhadap pertumbuhan komunitas lari yang mencapai 242 ribu pelari pada pertengahan 2025. Dengan semakin banyaknya pelari baru, risiko kelelahan dan masalah kesehatan di lintasan menjadi perhatian serius bagi manajemen race. Oleh karena itu, ISOPLUS Run Series 2026 menggandeng tenaga ahli untuk mengkalibrasi setiap rute yang akan dilalui oleh para pelari di Jakarta dan Surabaya.
“Kami membawa standard operating procedure manajemen race profesional yang dalam pelaksanaan ISOPLUS Run Series. Kami menawarkan sebuah valid running race bagi peserta dengan rute yang terkalibrasi. Kami berkomitmen menghadirkan sebuah race yang tidak hanya valid, tetapi juga valuable bagi seluruh peserta. Standar penyelenggaraan yang baik ini diharapkan dapat memberikan pengalaman lari yang nyaman dan aman bagi para peserta, sekaligus mendukung berkembangnya budaya lari yang semakin kuat di Indonesia,” jelas Safrita Aryana, Race Director ISOPLUS Run 2026 di Kimaya Slipi Jakarta, Selasa (14/4/2026).
