Foto: Istimewa
Dalam sambutannya, Ridho menyampaikan rasa syukur dan apresiasi tinggi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa penghargaan itu merupakan hasil kerja keras kolektif berbagai pihak yang memiliki semangat sama dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat daya tahan nasional.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam memperkuat pertahanan dan keamanan nasional. Kolaborasi antara lembaga militer, pemerintah, dan sektor swasta adalah kunci dalam menjaga ketahanan bangsa,” ujar Ridho Pandoe.

Sebagai pemimpin PT Bahana Genta Samodra, perusahaan yang berfokus pada bidang kelautan dan energi, Ridho menilai bahwa sektor maritim memainkan peran penting dalam sistem pertahanan nasional. Laut bukan sekadar jalur perdagangan, melainkan benteng alami Indonesia yang perlu dijaga dengan strategi terpadu antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, konsep ketahanan pagar Nusantara mencakup tidak hanya aspek pertahanan teritorial, tetapi juga penguatan ekonomi maritim serta pemberdayaan masyarakat pesisir. Dengan pendekatan menyeluruh itu, laut menjadi pusat pertumbuhan sekaligus pertahanan dari berbagai potensi ancaman, baik militer maupun non-militer.





