Foto: Didampingi Ramah, Dr. Oky Pratama diperiksa Polda Jabar
Mengenai detail teknis pemeriksaan, Ahmad Ramzy mengungkapkan jumlah pertanyaan yang diajukan oleh penyidik kepada kliennya cukup banyak. Namun, karena materi yang ditanyakan bersifat pengulangan, prosesnya tidak memakan waktu hingga seharian. Hal ini menunjukkan bahwa penyidik ingin memastikan konsistensi keterangan saksi sebelum masuk ke tahap berikutnya.
“Tadi pertanyaannya 20 sampai 30 pertanyaan. Tadi pelaksanaannya cuman 2 jam karena pertanyaan itu sudah pernah diajukan dalam penyelidikan sehingga hanya mengulang saja,” ujar Ramzy di Polda Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).
Selain memberikan keterangan lisan, pihak Oky Pratama juga membawa “amunisi” tambahan untuk memperkuat laporan tersebut. Serangkaian data digital dan fisik diserahkan kepada tim penyidik sebagai bahan pertimbangan hukum. Penyerahan bukti ini diharapkan dapat memperjelas peta keterlibatan pihak-pihak yang terlibat dalam sindikat mafia skincare tersebut.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan Dokter Oky dalam mendukung pemberantasan produk kecantikan yang membahayakan masyarakat. Bukti-bukti yang diserahkan pun disebut-sebut memiliki nilai krusial dalam mengungkap alur komunikasi para terduga pelaku. Ramzy menegaskan bahwa kliennya telah menyerahkan segala hal yang diminta oleh pihak kepolisian.
