Foto: Sarwendah rayakan Imlek di rumah
Ibu tiga anak ini mengaku sangat berhati-hati dalam menyusun rencana pertemuan keluarga di hari raya tersebut. Agar tidak melanggar adat dan tata krama yang berlaku, wanita berusia 36 tahun tersebut sampai harus berkonsultasi dengan para ahli kebudayaan Tionghoa mengenai batasan-batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa berkabung.
”Jadi sempat tanya-tanya gimana kami merayakan imlek, katanya boleh aja tapi gak boleh pakai busana berwarna merah,” ucap wanita berusia 36 tahun tersebut.
Tidak hanya soal busana, detail kecil seperti amplop angpao pun turut berubah. Jika biasanya warna merah menyala menjadi simbol keberuntungan, tahun ini Sarwendah harus meniadakan unsur tersebut sepenuhnya. Tradisi berbagi rezeki tetap berjalan, namun dengan tampilan yang jauh lebih netral mengikuti arahan yang ia terima.
”Kan angpao itu tradisi ya, kita juga tanya. Katanya juga boleh kasih angpao cuma tidak boleh pakai amplop berwarna merah, jadi gaboleh ada merah,” jelas wanita bernama asli Sarwendah Tan.






