Foto: Film The Bell: Panggilan Untuk Mati
BRITISIA.COM – Aktris muda berbakat Shaloom Razade kembali menunjukkan taringnya di dunia seni peran melalui proyek film horor terbaru berjudul The Bell: Panggilan untuk Mati. Dalam film yang mengangkat mitos lokal Belitung ini, putri dari Wulan Guritno tersebut didapuk memerankan karakter krusial bernama Isabella. Peran ini menjadi tantangan besar sekaligus pembuktian bagi Shaloom dalam mengeksplorasi kemampuan aktingnya.
Isabella diceritakan sebagai sosok entitas mengerikan yang dikenal masyarakat sebagai hantu Penebok. Namun, sebelum menjadi sosok yang menakutkan, Isabella adalah seorang aktivis yang hidup di masa penjajahan. Latar belakang sejarah inilah yang membuat Shaloom merasa perlu memberikan sentuhan personal agar karakter yang ia mainkan terasa lebih autentik dan memiliki kedalaman emosi.
Keinginan kuat untuk memberikan hasil terbaik membuat Shaloom berinisiatif mengajukan usulan berani kepada sang sutradara, Jay Sukmo. Ia meminta agar karakternya menggunakan bahasa Belanda dalam beberapa adegan penting. Hal ini dilakukan untuk mempertegas identitas Isabella sebagai sosok yang serius dan memiliki keterikatan kuat dengan era kolonial saat ia masih hidup.
