Foto: Istimewa
”Setelah dari situ pergi berpisah mereka di bazar. Sekitar pukul 22:00 malam, pelaku datang lagi ke kosnya korban dan didapati bahwa di dalam kos korban lagi berduaan dengan pria yang tadi ditemui di bazar. Sempat juga ada cekcok dan keributan di situ. Kemudian pelaku diusir suruh pulang sama korban,” jelasnya lagi.
Setelah diusir, pelaku sempat pulang ke kediamannya. Namun, bukannya menenangkan diri, ia justru mengambil senjata tajam dengan niat yang sudah bulat untuk menyakiti korban. Polisi menduga tindakan ini bukan lagi sekadar emosi sesaat, melainkan ada unsur kesengajaan karena pelaku sempat kembali ke rumahnya terlebih dahulu untuk mempersenjatai diri.
”Pisau berdasarkan keterangan pelaku kami periksa tadi malam, dia mengatakan bahwa pisau memang dia bawa dari rumah,” tambah Fechy menanggapi pertanyaan terkait senjata tajam tersebut.
Pelaku akhirnya kembali mendatangi kos korban untuk ketiga kalinya pada malam itu. Di dalam kamar, pertengkaran fisik tidak terelakkan lagi. Pelaku yang sudah gelap mata melakukan tindakan brutal yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa akibat luka sayatan yang sangat fatal di bagian leher.
