
Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bahwa menciptakan koleksi busana tidak sekadar menuangkan ide menjadi pakaian. Ada tahapan panjang yang membutuhkan riset, eksplorasi, ketelitian, serta pemahaman terhadap karakter material dan perkembangan tren.
Materi workshop mencakup penyusunan konsep visual melalui moodboard dan mind mapping, eksplorasi kombinasi warna, pemilihan bahan kain, ilustrasi fashion, hingga teknik mempresentasikan produk.
Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai prediksi tren warna dan fashion 2027. Pengetahuan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan konsep desain yang lebih segar, inovatif, dan memiliki daya saing.
Melalui pendekatan pembelajaran tersebut, JGBB Fashion ingin mendorong peserta agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi kreatif. Terlebih, industri fashion memberikan peluang besar bagi desainer lokal dan UMKM untuk menciptakan produk dengan karakter serta identitas Indonesia.
Dorong Kesadaran Sustainable Fashion
Menariknya, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan desain, tetapi juga membawa pesan mengenai pentingnya sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan.







