Foto: Jackson Aritonang Penyelenggara Perayaan Hari Batik Nasional
Tema besar acara ini memperlihatkan bahwa batik hanyalah salah satu bagian dari kekayaan kain Indonesia. Tenun Tapanuli, tenun Nusa Tenggara Timur, hingga kain khas daerah lain juga turut ditampilkan sebagai bukti betapa luasnya keragaman budaya tekstil nusantara.
“Dan ini secara menyeluruh dari seluruh kain nusantara. Bukan hanya batik, tapi tenun dari tenun Tapanuli, tenun NTT, hampir semua ada di sini, dari seluruh nusantara. Jadi, tentunya kita sebagai generasi muda harus bangga dengan budaya Indonesia dan harus kita lestarikan,” ungkapnya.
Sebanyak 60 koleksi busana dipamerkan dalam gelaran ini, dibawakan oleh puluhan model profesional. Setiap koleksi memperlihatkan karakteristik unik dari sepuluh daerah, mulai dari motif hingga teknik pembuatan yang diwariskan turun-temurun.
“Kain yang dibawakan ada 10 daerah. Sekitar satu sesi 10 model kali enam, (total) 60. 60 koleksi,” jelas Jackson.
Tidak hanya berlangsung di Jakarta, pameran kain tradisional ini juga digelar serentak di beberapa pusat belanja lain. Jackson menyebutkan bahwa agenda serupa berjalan di Pondok Indah Mall dan Icon Bali, sehingga masyarakat di berbagai daerah dapat ikut merasakan atmosfer perayaan budaya ini.






Keren banget