
Ia pun berharap lagu ini bisa menjadi pengingat agar setiap orang menikmati perjalanan hidup, tanpa terlalu larut dalam kesedihan maupun euforia kebahagiaan.
“Lagu ini bercerita tentang kesadaran akan fase hidup. Dulu kita selalu menolak tidur siang, sekarang justru sulit mendapatkan waktunya. Dari situ aku belajar kalau hidup memang terus berubah dan kita harus bisa menikmatinya,” ungkap Fatin.
Proses kreatif di balik lagu ini juga menjadi pengalaman baru bagi penyanyi bernama lengkap Fatin Shidqia Lubis tersebut. Tidur Siang merupakan hasil kolaborasi pertamanya bersama musisi dan penulis lagu Will Mara. Menariknya, chemistry keduanya langsung terasa sejak pertemuan pertama.
Dalam sesi workshop perdana, Fatin dan Will saling bertukar ide mengenai lirik, melodi, hingga suasana lagu yang ingin dibangun. Berkat kesamaan visi dan selera musik, proses kreatif berjalan begitu lancar. Bahkan, hanya dalam waktu sekitar lima jam, mereka berhasil menyelesaikan lirik, melodi, sekaligus merekam demo lagu.






