Geliat Shio Kuda Api dan Jejak Kopi Legendaris, Catatan Imlek Sang Pewaris Warung Tinggi

Umum0 Dilihat

​BRITISIA.COM – ​Perayaan Imlek tahun ini membawa kesan mendalam bagi Rudy Widjaja, sosok di balik kemasyhuran Kopi Warung Tinggi yang telah bertahan selama empat generasi. Sebagai pewaris bisnis yang bermula dari abad ke-19 dengan nama Tek Sun Ho, Rudy melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam merayakan tahun baru China kali ini. Hiruk-pikuk kemeriahan tidak hanya terasa di pusat kota seperti Bundaran HI, tetapi juga menjalar hingga ke gang-gang pemukiman di Jakarta.

​Bagi Rudy, Imlek bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momen sakral untuk mempererat ikatan keluarga. Ia menceritakan bagaimana perjuangannya untuk mendapatkan tempat makan demi jamuan makan malam keluarga, mengingat hampir seluruh restoran penuh sesak oleh warga yang ingin merayakan momen “takbiran” Imlek. Tradisi berkumpul, makan bersama, dan berfoto menjadi agenda wajib yang tidak pernah terlewatkan setiap tahunnya.

​”Malam ya yang paling rame sih, kayak semalam ya. Itu kita mau makan aja di restoran, booking-nya setengah mati itu, penuh! Itu kalau telat pesan sedikit saja sudah nggak ada tempat, udah diambil orang. Kemarin saja kita ke restoran itu di Empo ya, Emporium ya. Nah, itu antre tuh. Itu yang antre kira-kira ada 100 orang mah ada,” kata Rudy Widjaja saat memberikan gambaran kemeriahan suasana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *