Foto: Istimewa
Harry “Koko” Santoso, tokoh industri musik Indonesia, turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan IMUST 2025. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi secara aktif. “Mari kita bergandeng tangan dalam kebaikan, agar kebaikan dapat menjadi Ibu bagi musik Indonesia,” ajaknya dengan penuh semangat.
Kehadiran IMUST 2025 juga diharapkan mampu menarik perhatian pemerintah untuk memberikan kebijakan yang berpihak pada kemajuan industri musik nasional, termasuk melalui penyediaan insentif bagi musisi dan pelaku usaha kreatif lainnya. Dengan dukungan yang menyeluruh, masa depan musik Indonesia bisa menjadi lebih berdaulat dan mandiri.
Sashana Indonesia sendiri merupakan akronim dari Sangita Sabha Nusantara, yang dalam bahasa Sanskerta berarti perhimpunan atau komunitas insan musik. Organisasi ini berkomitmen menjadi wadah komunikasi, kolaborasi, dan pengembangan kompetensi bagi pelaku musik Indonesia. Sashana.ID ingin mendorong terciptanya ekosistem industri musik yang profesional, sehat, dan berkelanjutan.






