Foto: Transjakarta dan ParagonCorp berkolaborasi membangun dan merenovasi mushola di enam halte Koridor 13 dan 8. (Istimewa)
Pemilihan Koridor 13 dan Koridor 8 sebagai lokus penempatan fasilitas ini bukan tanpa alasan yang matang. Koridor 13 sendiri memegang peranan sangat vital karena membelah jaringan transportasi yang menghubungkan
area padat Jakarta Selatan langsung menuju ke wilayah Ciledug. Ketika diintegrasikan dengan jaringan Koridor 8,
kedua jalur pergerakan bus ini menjelma menjadi urat nadi utama penopang aktivitas ekonomi harian bagi ratusan ribu warga metropolitan.
Berdasarkan dokumentasi data statistik resmi yang dirilis oleh pihak Transjakarta, kawasan operasional yang mencakup kedua koridor gemuk tersebut tercatat telah melayani volume pergerakan hingga mencapai sekitar 991
ribu pelanggan pada Desember 2023 silam. Lonjakan angka statistik penumpang yang begitu masif ini
mengindikasikan adanya urgensi penunjang yang mendesak. Oleh karena itu, penyediaan sarana ruang spiritual yang layak, higienis, dan mudah diakses menjadi prioritas utama demi mengimbangi dinamika pergerakan masyarakat kota.





