Foto: Transjakarta dan ParagonCorp berkolaborasi membangun dan merenovasi mushola di enam halte Koridor 13 dan 8. (Istimewa)
“Kami percaya bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan beriringan dengan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Transjakarta, kami berharap fasilitas ibadah yang lebih nyaman ini dapat menjadi bagian dari pengalaman transportasi publik yang semakin memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat.
Proyek renovasi tempat ibadah di enam halte Koridor 13 dan 8 ini bukanlah penanda awal dari jalinan kerja sama kedua belah pihak. Sebelumnya, sinergi ini telah menelurkan program revitalisasi Halte Swadarma yang disulap menjadi kawasan halte inklusif ramah disabilitas, sebuah proyek monumental yang diresmikan secara langsung bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Adanya kesinambungan program ini merefleksikan sebuah mazhab baru bahwa keandalan sistem transportasi massal tidak hanya dihitung dari aspek kecepatan laju kendaraan belaka, melainkan juga dari aspek humanisasi pelayanan. Melalui penyediaan sarana yang menyentuh ranah domestik pelanggan, ParagonCorp dan Transjakarta optimistis animo masyarakat untuk beralih ke moda transportasi publik akan semakin meningkat, sekaligus mewujudkan visi Jakarta sebagai kota yang inklusif.
