Rasa penasaran itu akhirnya terjawab lewat “Baby Pelan Pelan”. Dari judulnya saja sudah terasa kalau lagu ini punya vibe yang santai dan manis. Ceritanya juga relate banget dengan kehidupan anak muda zaman sekarang, terutama buat yang pernah mendadak gugup gara-gara disapa sama orang yang diam-diam disukai.
Mario G Klau sendiri sempat memberikan bocoran kalau lagu ini memang dibuat dengan nuansa yang lebih seru. Bahkan ia menyebut lagu tersebut spesial buat mereka yang punya senyum manis, lesung pipi, sampai gigi gingsul. Candaan sederhana itu langsung membuat banyak penggemar penasaran sebelum akhirnya lagu ini resmi dirilis.
Lirik-lirik dalam “Baby Pelan Pelan” juga terasa sangat dekat dengan percakapan sehari-hari. Nggak dibuat rumit atau terlalu puitis, justru kesederhanaannya menjadi kekuatan utama. Lagu ini berhasil menggambarkan bagaimana rasanya ketika seseorang tiba-tiba hadir, menyapa, lalu bikin hati langsung nggak karuan.
Perasaan deg-degan, salah tingkah, sampai bingung harus memulai obrolan dari mana menjadi benang merah yang mengalir sepanjang lagu. Siapa pun yang pernah mengalami fase PDKT pasti bakal merasa, “Wah, ini gue banget.”
