Foto: Gala Indonesia Bercerita 2026-2027 resmi diluncurkan di Bekasi sebagai gerakan nasional pelestarian budaya. Simak peran Neno Warisman dan Fadli Zon dalam membangun ekosistem cerita rakyat.
Penggagas program sekaligus penyanyi Neno Warisman menekankan bahwa kehadiran GIB didasari oleh keprihatinan terhadap minimnya wadah bagi para praktisi seni bertutur di tanah air. Ia melihat potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal karena ketiadaan infrastruktur yang mendukung para pencerita untuk berkarya dan terdokumentasi dengan baik.
“Jadi GIB ini jadi sebuah gerbong dan membukakan jalur mencapai Indonesia Emas 2045. Karena ternyata di tanah air ini banyak pendongeng dan pencerita, yang memang mereka tidak punya platform buat melakukannya,” ujar Neno Warisman di sela-sela acara Gala Pleno di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026).
Selain berfungsi sebagai wadah, Neno menargetkan agar program ini mampu menghasilkan output yang terukur dan berdampak pada Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Ia optimis bahwa kolaborasi antara komunitas dan pemerintah ini akan menciptakan produktivitas baru dalam peta kebudayaan Indonesia.
“Nah, kita harapkan ini bisa menjadi program yang produktif yang menghasilkan kemajuan kebudayaan di beberapa OPK atau Objek Pemajuan Kebudayaan,” tambahnya.







