Hipdut Jadi Identitas Garam Muda
Produser *Garam Muda*, Ferry Lesmana, mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap hipdut menjadi salah satu alasan genre tersebut mendapat porsi besar dalam serial. “Kebetulan saya menyukai hipdut. Makanya ada serial ini,” ujar Ferry. Dalam *Garam Muda*, hipdut bukan sekadar musik latar. Genre ini menjadi bagian dari perjalanan para karakter dalam mengekspresikan diri, mengejar mimpi, sekaligus menemukan identitas mereka. Menariknya, fungsi tersebut juga terasa di balik layar. Para pemain dengan selera musik berbeda akhirnya menemukan satu irama yang sama melalui hipdut. Dari Zoe yang terbiasa dengan techno, Catheez dengan lagu China, Adam yang mengenal hipdut lewat TikTok, Junior yang akhirnya ikut joget, hingga Aisyah yang sudah lebih dulu menyukainya, semuanya memiliki cerita masing-masing. Pada akhirnya, hipdut bukan hanya menjadi identitas musik *Garam Muda*, tetapi juga menjadi “benang merah” yang mempertemukan para pemain. Berbeda selera, berbeda karakter, tetapi bisa tetap satu irama lewat hipdut.
