
Dalam final trailer yang baru dirilis, penonton diajak menyelami kisah Basil dan Elma yang sedang dimabuk asmara. Namun, seperti banyak kisah cinta di dunia nyata, hubungan mereka tak berjalan mulus. Perbedaan pandangan keluarga, tekanan dari lingkungan sekitar, hingga kenyataan hidup memaksa keduanya menghadapi pilihan-pilihan sulit yang menguras emosi.
Nuansa romantis khas karya Pidi Baiq masih sangat terasa. Dialog sederhana namun penuh makna dipadukan dengan visual yang hangat membuat film ini diprediksi kembali menjadi tontonan yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. Tidak hanya menghadirkan kisah cinta anak muda, Dan Bandung juga mengangkat pentingnya keluarga, persahabatan, serta keberanian untuk memperjuangkan apa yang diyakini.
Film ini menjadi semakin menarik karena digarap oleh Rudi Soedjarwo, sutradara yang dikenal sukses melahirkan salah satu film romantis paling ikonik di Indonesia, Ada Apa dengan Cinta?. Baginya, Dan Bandung merupakan karya yang berbeda dibandingkan film-film yang pernah ia buat sebelumnya.






