
“Saya langsung setuju karena lagu ini dulu dibawakan oleh Bung Glenn dan sangat erat dengan masa-masa saya,” ungkap Mario. Bagi Mario, membawakan ulang lagu yang begitu ikonik tentu menjadi tantangan tersendiri. Ia menyadari bahwa karya tersebut memiliki tempat istimewa di hati banyak pendengar. Karena itu, ia memilih untuk tidak sekadar menyanyikan ulang, melainkan menghadirkan emosi yang jujur sesuai karakter vokalnya sendiri.
Lewat interpretasi baru ini, Mario mencoba menonjolkan kisah tentang hubungan, kehilangan, dan kejujuran perasaan yang sejak awal menjadi kekuatan utama lagu tersebut. Pendekatan itu dipadukan dengan aransemen yang lebih segar sehingga lagu ini tetap relevan dinikmati oleh pendengar masa kini tanpa menghilangkan nuansa emosional yang sudah melekat sejak pertama kali dirilis.
Kolaborasi antara Tohpati dan Mario G. Klau juga menghadirkan makna yang lebih dalam. Proyek ini bukan hanya mempertemukan dua musisi lintas generasi, tetapi juga menjadi pertemuan dua seniman yang sama-sama berasal dari Indonesia Timur. Kehadiran Mario seolah menjadi jembatan yang menghubungkan warisan musikal Glenn Fredly dengan generasi penyanyi saat ini.





