Foto: Istimewa
Menurutnya, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dijawab dengan kebijakan konkret seperti pengembangan Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, serta penguatan riset dan inovasi. Ia juga menyoroti pentingnya program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pendidikan AI dan coding sejak usia dini sebagai investasi jangka panjang.
Gubernur Lemhannas, Prof. Tubagus Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa program P3N dan P4N merupakan hasil transformasi dari pendidikan kepemimpinan sebelumnya. Lemhannas kini hadir dengan pendekatan kurikulum baru yang lebih interaktif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Penyederhanaan durasi dan metode pembelajaran baru ini dirancang untuk menjaga kualitas materi sekaligus meningkatkan fleksibilitas peserta,” ujar Prof. Tubagus Ace.
Dukungan terhadap visi nasional dan semangat kolaboratif juga disampaikan oleh para peserta. Salah satunya Ridho Pandoe, pengusaha sekaligus peserta P3N XXV, yang menyatakan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dan pembangunan nasional.






https://shorturl.fm/AvRL8