Foto: Founder Clairmont Laporkan Codeblu
Waktu penayangan video ulasan tersebut menjadi poin krusial bagi perusahaan. Manajemen Clairmont menilai narasi negatif tersebut menyebar sangat cepat justru di saat industri kue sedang memasuki periode penjualan tertinggi. Karakteristik bisnis kue yang memiliki masa simpan pendek membuat perusahaan sangat rentan terhadap isu reputasi, terutama ketika stok barang sudah diproduksi dalam jumlah masif.
Founder Clairmont, Susana Darmawan, membeberkan bagaimana momentum penyebaran konten tersebut menghancurkan ritme bisnis mereka. Menurutnya, isu tersebut muncul tepat saat ribuan produk telah didistribusikan untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar. Akibatnya, kepercayaan konsumen runtuh seketika dan memicu gelombang pembatalan pesanan secara massal di berbagai gerai.
“Ketika itu terjadi, stok sudah tersedia dalam jumlah besar. Produk kami memiliki masa simpan terbatas. Setelah isu menyebar, banyak pesanan dibatalkan dan penjualan menurun tajam,” ujar Susana dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).
