
Sepanjang film, aktor 23 tahun tersebut diharuskan melakukan beragam adegan intens seperti berlari, merangkak, hingga tembak menembak.
Saking intensnya, Ajil Ditto bahkan sempat mengalami cedera di bagian pangkal pahanya.
“Itu adegannya lagi nyusruk ke semak-semak dan kurang pemanasan, sampai akhirnya ada ngilu, awalnya di pinggang sebelah kanan, pangkal paha sebelah kanan itu ngilu banget. Tapi itu bahkan adegan fighting-nya belum kita mulai, paginya sudah cedera,” ungkap Ditto.
Sebagai film laga perang terbesar tahun ini, film Believe tidak hanya menjanjikan aksi dan visual yang megah tapi juga mengajak penonton untuk merenung tentang pengorbanan keluarga, dan mimpi yang lahir dari luka.
Trailer kedua Believe sudah dapat disaksikan di kanal Youtube resmi Bahagia Tanpa Drama. Film Believe : Takdir, Mimpi, Keberanian akan tayang di bioskop di seluruh Indonesia mulai 24 Juli 2025.
Film Believe : Takdir, Mimpi, Keberanian diadaptasi dari buku biografi Agus Subiyanto berjudul “Believe -Based on a True Story about Faith, Dream, and Courage yang disusun oleh Valent Hartadi & tim.
Sinopsis
Agus (Ajil Ditto) tumbuh dalam bayang-bayang sang ayah, Sersan Kepala Dedi (Wafda Saifan), seorang prajurit yang bertempur dalam Operasi Seroja tahun 1975.
Meski Dedi telah banyak berkorban, pengabdiannya justru berdampak buruk bagi kehidupan pribadinya. Kecemasan dan ketidakpastian membuat Ibu Agus pergi, meninggalkan jejak kesepian dan amarah di hati Agus kecil.
Tahun demi tahun berlalu, Agus memasuki masa remaja di era 1984, Agus menjadi pemuda yang kerap terlibat perkelahian. Agus muda kehilangan arah, terjebak dalam bayang masa lalu.
Hingga suatu hari, kematian sang ayah justru menyingkap kisah-kisah keberanian dan pengorbanan ayahnya di medan perang, Agus mulai mengenal sosok ayahnya dengan cara yang berbeda.







