
Namun semuanya berubah dalam sekejap ketika sang ibu meninggal dunia. Kehilangan tersebut menjadi titik balik terbesar dalam hidup Hikmah. Dari sosok yang merasa jauh dari Tuhan, ia mulai mempertanyakan hidupnya sendiri dan mencoba menemukan kembali jalan yang selama ini ia tinggalkan. Perjalanan itulah yang menjadi benang merah cerita Seni Merayu Tuhan.
Diproduseri Salman Aristo dan Sigit Pratama, film ini juga menjadi debut penyutradaraan Cesa David Luckmansyah. Selama ini, Cesa dikenal sebagai editor film papan atas Indonesia yang telah memenangkan tiga Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI). Kini, ia mengambil tantangan baru dengan duduk di kursi sutradara.
Selain Ari Irham, film ini turut dibintangi sederet nama populer seperti Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, hingga Alfie Alfiandy. Sementara naskahnya ditulis oleh Rino Sarjono bersama Salman Aristo dan Gina S. Noer, yang juga bertindak sebagai produser eksekutif bersama Orchida Ramadhania.






