Film ini juga melibatkan banyak talenta lokal. Sekitar 60 persen pemain dan kru berasal dari Sulawesi Utara. Hal ini dilakukan agar nuansa budaya yang ditampilkan terasa lebih kuat dan alami.
Eksekutif Produser Whisnu Baker menjelaskan bahwa film ini menjadi salah satu upaya untuk mengangkat cerita daerah ke tingkat nasional. “Kami ingin membawa cerita lokal ke level yang lebih luas, tapi tetap dengan keaslian yang kuat. Dengan melibatkan talenta dari daerah asalnya, kami berharap cerita ini terasa lebih hidup dan memiliki identitas yang kuat,” katanya.
Secara cerita, Songko mengambil latar tahun 1986. Film ini berkisah tentang serangkaian kematian misterius yang menimpa perempuan muda di sebuah desa di Tomohon. Warga percaya kejadian itu berkaitan dengan makhluk bernama Songko yang memburu darah suci untuk mendapatkan keabadian.
Situasi desa pun menjadi tegang. Warga mulai saling curiga dan melakukan pencarian terhadap sosok yang dianggap sebagai penyebab teror tersebut.
Di balik peristiwa itu, tersimpan rahasia besar dari salah satu keluarga yang perlahan terungkap. Rahasia ini kemudian memperburuk keadaan dan memperdalam konflik di dalam desa.
Film Songko dibintangi oleh Annette Edoarda, Imelda Therinne, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak.
