
Proses kreatifnya berlangsung sekitar tiga minggu. Dalam penggarapannya, Lusant menggandeng Double D Production, dengan Ncex dan Yoga Patria sebagai composer sekaligus arranger.
Nama Yoga Patria tentu sudah tidak asing di industri musik Indonesia. Selain dikenal sebagai gitaris band Nineball, ia juga merupakan sosok di balik sejumlah lagu populer, termasuk “Hingga Akhir Waktu”. Sementara itu, Ncex memiliki pengalaman panjang sebagai arranger, salah satunya pernah menggarap album Sesungguhnya milik Joeniar Arif.
Kolaborasi tersebut menghasilkan aransemen yang dibangun secara perlahan. Lagu dibuka dengan nuansa sederhana yang intim, kemudian berkembang menuju klimaks emosional yang semakin memperkuat setiap kalimat dalam liriknya. Karakter vokal Lusant yang lembut namun penuh penghayatan menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan cerita lagu ini.
Secara musikal, Lusant juga mengaku banyak terinspirasi oleh Korean emotional pop dan musik gospel. Menurutnya, kedua genre tersebut memiliki kemampuan luar biasa dalam menyampaikan emosi melalui harmoni, melodi, hingga cara penyanyi menginterpretasikan setiap kata.






