
Melalui proyek tersebut, Lusant berharap pendengar tidak hanya menikmati musiknya, tetapi juga menemukan ruang untuk memahami emosi mereka sendiri. Ia ingin lagu-lagunya menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berusaha bangkit setelah patah hati, kehilangan, atau menghadapi kenyataan bahwa cinta tidak selalu berakhir seperti yang diharapkan.
Dengan lirik yang jujur, aransemen yang emosional, serta pesan tentang ketulusan dan keikhlasan, “Tak Pernah Jadi Rumah” menjadi awal yang menjanjikan bagi perjalanan Lusant di industri musik Indonesia. Bagi kamu yang pernah mencintai sepenuh hati, tetapi harus belajar melepaskan, lagu ini mungkin akan terasa seperti cerita yang akhirnya menemukan nadanya sendiri.
Single “Tak Pernah Jadi Rumah” kini sudah tersedia di seluruh platform layanan streaming musik digital dan siap menjadi soundtrack bagi mereka yang sedang belajar menerima bahwa tidak semua orang yang kita cintai akan menjadikan kita sebagai rumah.






