Foto: Keluarga almarhum Fizzy Alfatah alias Pao mempertanyakan transparansi Polres Metro Bekasi terkait penanganan kasus penusukan yang mandek delapan bulan.
“Keterbukaan informasi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum,” katanya.
Kakak kandung almarhum Pao, Hany, turut menyatakan sikap perwakilan dari pihak keluarga besar. Pihak keluarga pada dasarnya tidak menutup pintu komunikasi untuk penyelesaian masalah secara kekeluargaan dengan pihak pelaku. Meski demikian, Hany menegaskan bahwa mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia tetap harus ditegakkan seadil-adilnya tanpa ada yang ditutupi.
“Kami hanya meminta kejelasan. Jangan biarkan keluarga korban bertanya-tanya,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan ke publik, belum ada keterangan ataupun tanggapan resmi yang dikeluarkan oleh Polres Metro Bekasi maupun Polda Metro Jaya mengenai kelanjutan proses penyidikan dan status pemburuan DPO.






