Foto bersama Hendrianti Sahara Nasution (putri Jenderal A.H. Nasution). (Sumber: YouTube Radio eRKS FM Sumedang)
BRITISIA.COM – Tugu A.H. Nasution di Cijeruk – Sumedang, menyimpan sejarah kelam Pos Komando Divisi I Siliwangi yang hancur dalam sehari. Dunia sedang menahan napas. Iran dan Israel saling berhadapan. Rudal disiapkan. Peringatan perang dikeluarkan. Media global ramai membahas skenario terburuk yaitu Perang Dunia ke-3. Pertanyaannya: apakah dunia siap jika perang benar-benar datang?
Sebelum kita terlalu larut dalam ketakutan akan perang modern, ada satu peristiwa nyata di masa lalu yang bisa menjadi pelajaran. Pada 21 Juli 1947, tepat saat Agresi Militer Belanda I, pos komando tersebut dihancurkan hingga rata dengan tanah. Musuh melakukannya karena mereka tahu strategi dasar perang: hancurkan pusat komando, maka hancurlah perlawanan. Serangan itu dilakukan secara mendadak dan sistematis, melumpuhkan pabrik senjata Sten Gun “Tekidanto” yang dibangun dengan susah payah oleh para pejuang.
href=”http://britisia.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260426-WA0008.jpg”>
[/caption]







