Foto: Perdamaian EV & Dr. Song Hyungmin

Bagi EV, keputusan untuk berdamai merupakan langkah yang dianggap paling rasional. Ia menilai bahwa melanjutkan perselisihan hanya akan menguras energi dan waktu, tanpa memberikan solusi yang nyata. Sikapnya yang kini lebih tenang mencerminkan keinginan untuk menutup lembaran lama dan melangkah ke depan.
“Kalau memang masalah sudah selesai damai kan lebih baik. Kita kalau diamen lebih enak,” ucapnya.
Sementara itu, Antonius Edwin selaku kuasa hukum Dr. Song menjelaskan bahwa kesepakatan damai ini tidak tercapai dalam waktu singkat. Menurutnya, proses komunikasi yang cukup intens harus dilalui terlebih dahulu agar kedua belah pihak dapat menemukan titik temu yang saling menguntungkan. Kesepakatan ini juga menjadi jaminan bahwa tidak akan ada tuntutan hukum lanjutan di kemudian hari.
“Tujuan pertemuan kita hari ini untuk tujuan baik. Kita sepakat untuk cara kekeluargaan. Jadi ketika ini sudah dinyatakan selesai, kita sepakat untuk selesai, maka tidak akan ada lagi permasalahan atau tuntutan di kemudian hari,” jelasnya.







