Tak hanya sang sutradara, aktor senior Mathias Muchus yang memerankan Pak Mahendra juga mengaku mendapat pengalaman yang sangat berbeda selama proses syuting. Menurutnya, Istimewa bukan sekadar film, melainkan perjalanan emosional yang menyentuh sisi kemanusiaan.
“Biasanya saya masuk ke sebuah produksi dimulai dari persoalan teknis, seperti cerita, kamera, atau komposisi adegan. Tapi di film ini semuanya dimulai dari sesuatu yang sangat emosional. Yang paling menyentuh justru sisi kemanusiaannya,” kata Mathias saat ditemui di sela peluncuran poster dan trailer film Istimewa di Kairos Pictures, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Mathias mengungkapkan bahwa setelah menghabiskan waktu sekitar satu bulan bersama para pemain anak penyandang disabilitas, pandangannya berubah sepenuhnya. Ia merasa sebutan “Istimewa” bukan sekadar judul film, tetapi benar-benar menggambarkan pribadi mereka.
“Awalnya mungkin kita menganggap mereka punya keterbatasan. Tapi setelah satu bulan bersama mereka, saya merasa memang tepat kalau mereka disebut istimewa. Mereka bukan aktor profesional, bukan orang film, tetapi berhasil menyelesaikan sebuah film dengan sangat baik. Itu membuktikan mereka punya potensi yang sama dengan siapa pun,” ujarnya.
