Foto: Deolipa Yumara Angkat Bicara Soal Dugaan KS di FH UI
Pendidikan di Kampus Hukum
Sebagai alumni, Deolipa mengaku prihatin karena kejadian ini justru terjadi di salah satu fakultas hukum terbaik di Indonesia. Ia menyoroti adanya ketimpangan antara pengajaran materi hukum secara formal dengan penanaman nilai-nilai moral dan gender.
”Fakultas Hukum UI mungkin sangat lengkap dalam memberikan pengetahuan aplikasi hukum, namun tampaknya ada ‘kecolongan’ dalam pengajaran nilai moral dan kesetaraan gender. Moralitas mahasiswa inilah yang tampaknya belum terserap dengan baik,” ungkapnya.
Rekomendasi Sanksi DO
Deolipa mendesak Dekan FH UI untuk proaktif dan tidak sekadar menunggu laporan resmi dari para korban. Mengingat jumlah korban yang dikabarkan mencapai puluhan orang termasuk mahasiswi dan dosen pihak kampus memiliki kewajiban moral untuk memulihkan nama baik institusi.
Dekan sebagai penanggung jawab dapat berinisiatif melaporkan temuan bukti chat tersebut ke pihak kepolisian. Deolipa mendukung penuh pemberian sanksi Drop Out (DO) bagi para pelaku jika terbukti melakukan pelanggaran berat yang merugikan kehormatan orang lain.






