
BRITISIA.COM – BOYOLALI – Aksi nekat belasan remaja menerobos jalur pendakian Gunung Merapi yang masih ditutup mengundang perhatian publik. Sebanyak 14 remaja kedapatan melakukan pendakian ilegal melalui jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/10/2026). Ironisnya, aksi tersebut dilakukan ketika Gunung Merapi masih berstatus Level III atau Siaga.
Dari total 14 orang tersebut, sebanyak 11 remaja berhasil diamankan petugas Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) saat melakukan patroli pada Sabtu sore. Mereka kemudian dibawa ke posko untuk menjalani pemeriksaan awal.
Sementara itu, tiga remaja lainnya tidak dibawa ke posko karena kondisi kesehatan mereka disebut sedang tidak baik. Ketiganya diantar masyarakat kembali ke rumah masing-masing. Meski begitu, petugas sudah mengantongi identitas mereka untuk proses penanganan lebih lanjut.
Kepala Balai TNGM, Tutut Heri Wibowo, membenarkan adanya penindakan terhadap belasan remaja yang nekat memasuki kawasan pendakian tersebut.
“14 (orang), terus kemudian 11 (orang) itu berhasil diamankan ke posko kemarin,” kata Heri saat dihubungi wartawan.







