
“Pura-Pura Hidup Lagi bercerita tentang hari-hari setelah kehilangan. Menurutku, yang paling berat bukan saat semuanya berakhir, tapi ketika dunia tetap berjalan seperti biasa, sementara di dalam diri kita rasanya masih ada yang berhenti,” ungkap Aruma.
Melalui lagu ini, Aruma menggambarkan realitas yang mungkin pernah dialami banyak orang. Tetap berangkat bekerja, bertemu teman, tersenyum, hingga menjalani rutinitas harian, tetapi di balik semua itu masih menyimpan rasa kehilangan yang belum selesai. Baginya, berpura-pura hidup kembali bukan berarti membohongi perasaan, melainkan cara seseorang bertahan sambil perlahan belajar bangkit.
Lebih dari sekadar single baru Aruma, Pura-Pura Hidup Lagi dipilih sebagai lagu pembuka karena menjadi fondasi dari keseluruhan cerita yang akan hadir dalam EP terbarunya. Proyek tersebut dirancang layaknya sebuah perjalanan emosional yang akan mengajak pendengar melewati berbagai fase kehidupan, mulai dari kehilangan, merasa tidak cukup, menghadapi penolakan, overthinking, hingga akhirnya menemukan penerimaan dan berdamai dengan diri sendiri.



