
Aruma mengungkapkan bahwa setiap lagu dalam proyek ini saling berkaitan dan memiliki peran dalam membentuk narasi yang utuh. “Kalau rangkaian karya ini diibaratkan sebuah perjalanan, Pura-Pura Hidup Lagi adalah langkah pertama. Aku ingin mengajak pendengar mengikuti prosesnya pelan-pelan, sampai akhirnya menyadari bahwa yang berubah bukan keadaan kita, melainkan cara kita memandang diri sendiri,” jelasnya.
Menariknya, berbeda dengan beberapa lagu lain dalam proyek EP tersebut yang turut ia tulis sendiri, Pura-Pura Hidup Lagi merupakan karya cipta musisi dan penulis lagu Pika Iskandar. Meski bukan berasal dari pengalamannya secara langsung, Aruma mengaku langsung memiliki ikatan emosional sejak pertama kali mendengar demo lagu tersebut.
Ia pun berusaha menjadikan lagu ini terasa sangat personal. Salah satu caranya adalah dengan menghubungkan setiap lirik dengan pengalaman hidup yang pernah ia alami. Bahkan, Aruma melakukan penyesuaian pada dua baris lirik di bagian akhir reff serta mengeksplorasi melodi agar karakter lagu terasa lebih dekat dengan identitas musikalnya.




