
Kasad Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI AD dalam operasi penanggulangan karhutla.
“Kita kehilangan anggota di medan tugas Kodam XXII/Tambun Bungai dalam tugas operasi karhutla,” ungkap Tandyo seusai memimpin prosesi pemakaman.
Menurutnya, pengorbanan prajurit dalam menjalankan tugas kemanusiaan merupakan bentuk pengabdian yang memiliki makna besar bagi bangsa dan masyarakat.
Dalam suasana duka, Kasad juga memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menyerahkan bendera Merah Putih kepada istri almarhum Kapten Nurhafiz sebagai simbol penghormatan negara atas jasa dan pengabdian suaminya.
Kasad turut menyampaikan dukungan kepada keluarga, terutama dalam mendampingi dan membesarkan putri almarhum. Perhatian tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab institusi terhadap keluarga prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
BNPB Sampaikan Dukacita atas Gugurnya Prajurit TNI
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi hadir dalam rangkaian penghormatan terakhir sebagai bentuk solidaritas terhadap personel TNI AD yang gugur dalam misi pemadaman karhutla.







